Awal jatuh cinta pada logo RSCJ “ Hati Yang Terbuka ’’ menarik saya untuk memutus menjadi RSCJ (Religious Sacre Coeur de Jesus). Panggilan itu sangat mulia dan berharga dalam perjalanan hidup saya. Dalam proses panggilan yang saya alami, saya menemukan berkat yang berlimpah serta jatuh bangun. Namun, ini membuat saya bertumbuh dan membuat saya berani memasuki hati saya dengan cerita hidup saya dan Hati Yesus. Hidup doa, komunitas dan pelayanan menjadi kekuatan serta pendoman dalam pertumbuhan saya. Tanggal 23 Februari, 2019 ketika saya mengikraran kaul pertama saya menjad hari yang istemewa bagi saya. Kehadiran setiap para suster dalam membantu proses saya dan keluarga yang tidak pernah berhenti doakan saya meyakinkan saya dengan keputusan yang saya ambil untuk melangkah lebih dalam Hati Yesus di Kongregasi Hati Kudus Yesus.
Sesuai tema kaul saya ‘Seperti rusa rindu akan air jiwaku rindu padaMu Tuhan’ ( Mzm 42 : 2 ) ada penglaman perjalanan hidup panggilan dari Live In , Postulant dan Novisiat. Saya melihat bahwa saya haus dan rindu akan Tuhan seperti rusa yang haus dan rindu akan air.
Dalam perayaan Ekaristi yang dirayakan oleh Pastor Onesius Otenieli Daeli OSC saya mengucapkan ketiga kaul, saya menerima Konstitusi, salib, kalung dan dengan lilin saya di utus ke komunitas Philippine Duchesne, Jakarta Timur. Dalam homili dari Pastor Ote tentang makna dari sebuah Loyal menjadi inspirasi bagi saya.
Kehadiran Pastor, Bruder, Suster, Frater, para undangan dan semua keluarga yang menjadi doa dan dukungan untuk saya sangat besar dalam perjalanan panggilan ini.
Yesus memanggil kita untuk mengalami perjumpaan pribadi denganNya. Ia ingin memperkenalkan kepada kita perasaan dan pilihan – pilihan HatiNya (Konstitusi RSCJ No. 18). Saya doakan bahwa kata kata ini bukan hanya akan berharga bagi saya tapi akan mendorong anda juga untuk memasuki Hati Yesus yang mengundang anda!


